Coretan Hati

Meniti Jalan dengan Hati

The bodyguard from beijing

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — gusti at 11:45 pm on Rabu, Juni 25, 2008

One of my favorit movies. Kungfu master juga. Mencapai tujuan perjuangan seringkali tidak sejalan dengan keinginan pribadi. Bahkan sampai pada mengorbankan keinginan tersebut demi perjuangan. Pesan itu aku tangkap pula pada film kartun avatar book 2. Entah endingnya gimana, karena aku lom liat book 3nya.
Kehidupan cinta pribadi mereka kandas demi cinta perjuangan. Mereka berat melakukannya. Ada sesuatu yg hilang tapi akhirnya mereka melakukannya. Atas nama apapun, apakah negara, melawan penindasan dan kezaliman, membalas dendam, mewujudkan cita-cita atau sekedar profesionalitas.
Sahabat ra jg ada yg dikisahkan baru mengalami malam pertama indahnya pernikahan, syahid malam itu juga. Syuhada yang dimandikan malaikat. Ingat al ainul mardhiyyah? Bidadari untuk sahabat yg justru meninggalkan wanita idamannya sesaat sebelum akad karena kumandang jihad. Uang maharnya ditukar dg peralatan perang. Hal jaza-ul ihsan illal ihsan. 55:60
Serupa tapi tak sama. Serupa dalam pengorbanan cinta dan hidup dalam perjuangan. Tapi tak sama karena yang satu berjuang untuk tetap hidup bersama kekasih, yang lain berjuang untuk mati berjumpa kekasih.
Yang jelas aku faham bahwa diatas cinta masih ada cinta. Dapatkanlah cinta tertinggi, karena itulah cinta sejati. Cinta itulah jiwanya cinta, sehingga tumbuhlah cinta yg lain. Walladzina amanu asyaddu hubballillah. 2:165

Tidak ada Komentar »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini.

Tinggalkan komentar

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>